Top Ad unit 728 × 90

:

recent

Apa Manfaat Blockchain Untuk Lembaga Pemerintahan


Mungkin bagi kebanyakan orang indonesia kata Bitcoin masih menjadi suatu hal yang terlalu tabu untuk di bicarakan dengan masyarakat indonesia pada umumnya. Alasannya karena Bitcoin masih dianggap sebagai ancaman yang meyimpang dari budaya masyarakat sendiri. Akan tetapi hal itu akan berbeda jika mereka adalah orang-orang yang mengenal teknologi yang terdapat di dalam Bitcoin itu sendiri yaitu blockchain.

Meskipun pencarian teknologi baru secara konstan dilakukan untuk teknologi yang dapat meningkatkan semua bidang kehidupan kita. Namun, teknologi blockchain menjadi trend sendiri untuk membuat sistem teknologi di kantor pemerintahan lebih baik.

Dalam beberapa bulan terakhir ini telah banyak industri menerapkan blockchain mulai dari  olahraga hiburan, manufaktur, manajemen inventaris, dan keuangan, bahkan  di bidang keuangan. ada laporan mengatkan bahwa karena teknologi blockchain telah menyelamatkan bank lebih dari $ 12 miliar setiap tahunnya.

Peluang penerapan teknologi blockchain ke pemerintahan sebenarnya terbuka luas apabila masyarakat dapat memahami teknologi ini. Jadi, apa sebenarnya blockchain dan bagaimana hal itu mempengaruhi pemerintah?

Apa itu Teknologi Blockchain?

Secara garis besar blockchain digunakan untuk mengambarkan suatu transaksi atau laporan yang permanen yang akan disiarkan melalui buku besar blockchain. Melalui  jaringan terdesentralisasi setiap transaksi atau laporan yang diperbarui akan memungkinkan anggota di jaringan untuk melacak transaksi tanpa sistem penyimpanan terpusat. nah, setelah pembaruan itu dibuat di buku besar, setiap komputer yang terhubung ke jaringan (node) mendapat salinan buku besar baru dan diunduh secara otomatis.

Blockchain awalnya dikembangkan menjadi metode akuntansi untuk cryptocurrency yang disebut Bitcoin. akan tetapi seiring perkembangannya teknologi blockchain telah dilihat untuk di terapkan di berbagai bidang seperti yang saya katakan di atas

Dengan teknologi blockchain pemerintah dalam menintegrasikan teknologi ini untuk memproses terkait dengan aktivitas keuangan negara atau pencatatan data yang penting. Permasalahan tentang  anjuran agar pemerintahan secara terbuka kepada masyarakatnya telah menjadi topik hangat, pada intinya semua orang ingin tahu berapa banyak uang yang dihasilkan oleh pemerintah dan bagaimana mereka mengikutinya sesuai anggaran mereka.

Bagaimana Pemerintah menggunakan blockchain?  

Blockchain dapat bertindak sebagai buku besar untuk perbelanja pemerintah seperti Pembaruan rutin pengeluaran dan transaksi keuangan lainnya dan ini akan terbuka bagi warga untuk melihat dan akan meningkatkan keterbukaan pemerintah. Karena, semua pembaruan akan tersedia di buku besar.

Keamanan pangan adalah masalah lain yang dapat diatasi oleh blockchain. Organisasi Pangan dan Pertanian Perserikatan Bangsa-Bangsa mengungkapkan bahwa kerawanan pangan di negara manapun dapat mengurangi PDB hingga 4 atau 5%. Negara-negara sehingga  dapat meningkatkan keamanan pangan dengan memantau jumlah makanan di setiap wilayah negara. pemerintah dapat melacak tingkat makanan di berbagai zona dan tahu kapan ada alasan untuk alarm. Solusi blockchain.

Voting adalah area lain di mana blockchain berlaku di pemerintahan. Setiap orang dapat memilih sistem yang terdesentralisasi di mana tidak ada komite pemilihan pusat. Ini bisa mengurangi risiko korupsi dalam pemilu. Bidang aplikasi lainnya termasuk perawatan kesehatan, manajemen perpajakan, dan manajemen identitas.

Ada kemungkinan bahwa alasan utama mengapa pemerintah menghindar dari blockchain adalah keamanan. Ini adalah teknologi yang sangat baru yang bergantung pada keamanan, namun banyak pemerintah yang masih belum yakin. pemerintah juga sangat pribadi dengan data mereka (sering, untuk alasan yang baik) dan tidak ingin hal itu diekspos. Data terbuka sangat dianjurkan, tetapi masih ada ketakutan bahwa informasi istimewa dapat jatuh ke tangan yang salah karena berada di blockchain.

Selain itu, pemerintah tidak yakin tentang dampak ekonomi dari penerapan solusi blockchain yang kemungkinan kehilangan pekerjaan dan gangguan ekonomi yang perlu dipertimbangkan. Masa depan teknologi blockchain sangat besar, terutama dalam pemerintahan. Beberapa kantor pemerintah mulai menyadari hal ini dan mengebangkan teknologi blokchain, meskipun banyak keraguan.

secara statistik pasar blockchain global diproyeksikan bernilai sekitar 126 miliar dolar pada 2024. dan hal ini tidak pernah ada waktu yang lebih baik untuk mempertimbangkan secara serius pengintegrasian teknologi blockchain dalam pemerintahan.
Apa Manfaat Blockchain Untuk Lembaga Pemerintahan Reviewed by Bitempo_ID on July 18, 2018 Rating: 5

No comments:

All Rights Reserved by bitempo Indonesia © 2018

Contact Form

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.